airmata adalah bahasa yang melintasi seluruh peradaban manusia dan setiap ruang yang pernah dijangkau oleh cahaya mentari, airmata adalah bahasa paling tegas dan jujur serta bahasa yang mampu dimengerti oleh setiap mahluk perasa... tangismu yang tak terlihat merobek ruang waktu dan menghampiriku dengan caranya sendiri, mari sini kuhapus airmatamu, kukecup keningmu dan kutidurkan engkau dibahuku, mari sini kita berbicara tentang hari-hari yang begitu biru...
Selasa, 29 Mei 2012
Berburu Sang Suster
Cerita ini berawal dari rumah sakit islam Faisal, dimana sang pesona malam kembali pecah ketika semuanya ada kabar, seorang sodara tiba2 harus di larikan ke UGD RSI Faisal.
Tanpa pikir panjang say yang tadinya sudah mau mi tidur kasian , langsung kembali melek dan meminjam motor teman untuk ke rumah sakit. Dalam perjalanan saya berdoa moga sodara ku nda pa2 jie kodonk. Selang beberapa lama, saya pun sampai dan langsung menuju ke UGD. Disana saya sudah mendapati teman2 yang lain sedang mengeremuni sodara yang sedang terbaring kaku dan seperti orang yang sedang keserupan dan Bukan Wais ( nama Sodara yang sakit) yang saya kenal, mulai dari mata hingga wajahnya seperti bukan ia.
Dalam waktu yang bersamaan antara kasian dengan ibah sempat2nya saya melirik salah seorang suster yang bernama Wahyuni ( saya liatki papan namanya) hahahaha. Dengan gaya sok kull, saya pun sksd mendekati si suster itu. Pura2 nanya dari mana ia berasal hingga sempat bertanya statusnya kodonk… ( Maklum orangnya Mati kiri ).
Sejak saat itu saya pergi terus ke rumah sakit, walaupun sebenarnya agak benci dengan bau rumah sakit.
Namun, semua itu hanya tinggal kenangan karena sodarku juga sudah sembuh dan pulang ke rumah… aduhhhh gagal lagi… kalo ada lagi yang mau masuk rumah sakir islam faisal kabari saya nach!!! Heheehehehe.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar