airmata adalah bahasa yang melintasi seluruh peradaban manusia dan setiap ruang yang pernah dijangkau oleh cahaya mentari, airmata adalah bahasa paling tegas dan jujur serta bahasa yang mampu dimengerti oleh setiap mahluk perasa... tangismu yang tak terlihat merobek ruang waktu dan menghampiriku dengan caranya sendiri, mari sini kuhapus airmatamu, kukecup keningmu dan kutidurkan engkau dibahuku, mari sini kita berbicara tentang hari-hari yang begitu biru...
Selasa, 15 Mei 2012
Si Ali dan Juleha, Potret Cinta Yang Terhalang Orang Tua
Cerita ini diangkat dari sebuah kejadian nyata, kemudian saya sajikan dalam bentuk narasi unik, lucu dan pastinya ada juga sedih-sedihnya…
Si Ali, terlahir dalam sebuah keluarga yang cukup sejahtera dan juga anak tunggal dari pasangan Bapak H. Halim dan ibu Hj. Rukmaniah. Terlahir sebagai pewaris tunggal harta kekayaan orang tuanya, ternyata tidak membuat Ali merasakan ketenangan, justru ia merasa minder ketika harus bergaul dengan saya dan teman2 lainnya. Ia seperti asing ketika kami bersama nongkrong jika malam hari tiba di kampong.
Juleha, anak sulung dari dua bersaudara, dari pasangan bapak Daeng Tawang dan Ibu Sitti Aminah, yang juga merupakan keluarga terpandang yang ada di desa Samariga Kec. Bantimurung Kab Maros.
Pada malam itu saya, Ali dan beberapa teman2 lainnya yang selalu asik nongkrong di dekker2 tempat mangkal kami, tiba2 terdengar suara gemuruhdari kejauhan, kadang ada kadang tidak, kayak jelangkung saja di’…!!!
Akhirnya salah satu teman kami Sattu Nam,anya, mengatakan we Cika ( sapaan akrab di kampungku) ada pasti orang merid di kampong sebelah, dan pasti itu ada elektonnya, tutur Sattu. Tapi anak2 yang asik main Gitar, telponan ama cewe’na, main game di hpnya nda terlalu perhatikanki apa nabilang Sattu. Hingga pada akhirnya Ali, langsung menjawab, we cika’ sapa mau kesana naik mobil ku mi saja gimana???
Tanpa piker panjang anak2 yang tadinya sibuk sendiri langsung takhambur dan naik di mobilnya Ali. Saya, sattu dan Iccank, duduk di tengah sementara Sam, Nyonk dan Wahyu duduk di belakang sementara Rio ( aslinya Sangkala) duduki disebelah Ali.
Akhirnya kami pun berangkat… ditengah2 perjalanan menuju pesta kawinan itu, Sam tiba2 minta berhenti didepan sebuah warung, Mauko apa Sam?, Tanya Sattu… Eh.. diam lalomako kau Sattu, ini ampolp kosong nanti spekul mami orang untuk makan grtatis” jawab Sam dengan nada yang semangat. Hahahahaha… Teriak anak2 yang lain.
Tidak lama kemudian kamipun sampai ketempat tersebut. Ali terakhir turun karena memarkirkan dulu mobilnya. Kami pun berpencar sambil melihat sekeliling kami, biasa kalo laki2 keluar begitu pasti carinya lawan jenis. Setelah sekitar sejam kami berputar2 sambil mendengar suara music elekton, kamipun bergegas untuk pulang tapi, kami bertujuh tiba2 berhnti dn melotot ternyata ada yang algi asik ngobrol ma cewe’ cantik brooooo…
Setelah anak2 mendekat, eh.. ternyata si Ali, tanpa berpikir lama Ali pun memperkenalkan cewe’ cantik tadi dan ternyata cewe’ tersebut teman SMA Ali dulu bradddd….
Saya Adam( singkatan dari namaku di kampong SADDAM) hahaha, SAya Juleha balas cewe’ tadi.dan seterunya.
Setelah lama2 cerita, canda gurau bersama Juleha dan Ali, saya tiba2 keceplosan, “Jul emangnya kamu ini tidak punya pacar,,,,,,,”
Ahh.. santai mi saja tidak ada jie yang marah, ujar JUleha dengan muka senyum menawan…
Terus saya kemba;li bilang, kenapa tiba2 akrab saja ma Ali,
“ahh.. biasa kan kita dulu teman satu sekolah lagi…”
Terus kamu disini ngapain, Tanya saya lagi, maklum saya kan punya bakat wartawan.
“enggak Cuma kebetulan rumah tante saya dekat sini ko’ jadi sekalian aja.
Oh… sontak anak2 yang lain….
Tidak lama Juleha cerita bahwa ternyata Ali dulu sempat jadi pacarnya namun, ortu JUleha nda suka ma Ali karena Anggapannya Alie itu anak ytang manja sekali….hahahha/:0
Sejak saat itu Ali tidak pernah lagi menjalin hubungan lagi dengan perempuan, ia lebih memilih fokus pada kerjaannya sekarang, dan cerita Ali ini Hanya sebagian kecil dari ceerita kegagalan cinta karena orang tua.
Dan tersiar kabar kalo Juleha saat ini sudah berkeluaraga dan memilki 2 orang anak, dan sekarang tinggal di Surabaya…
Kasianmu cika’ Ali..heheheh :D
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar