Rabu, 31 Oktober 2012

Cerita Dari Kampus Hari Ini

Awalnya semua baik-baik saja. sebelumnya pada selasa malam saya bersama dengan teman sengaja meninggalkan kampus agak malam. Ini sich ga biasa memang namun, kami yang larut dalam suasana diskusi kemarin (30/10/12). Suasana ceria yang terbangun dari pojok-pojok kampus membuat kami mendapatkan banyak hal-hal menarik yang tidak pernah kami dapatkan ketika kami berada di dalam fakultas masing-masing.

Pukul 19.30 waktu UMI dan sekitarnya, saya bersama kawan saya Docil, Gorcil,Alan, dan adul bergegas keluar dari kampus. kami pun menuju kesebuah warkop yang dimana kami sering berkumpulmi memang. nda lama, kamipun sampai ke warkop Cullank, kami bergegas mengeluarkan laptop, n BB masing2 untuk segera menyelesaiakan tugas yang administrasi kegiatan yang belum kelar. eh... ga berapa lama kami melihat status seorang teman kami Reza Kulicca,"ada kebakaran di samping UMI". Kami pun segera menghubungi kawan yang masih ada di kampus.

setelah beberapa lama menunggu di warkop, akhirnya satu persatu manusia kocak muncul di mulai dari kedatangan Asdar buntal, piank dll. kami pun larut dalam suasana yang sangat ceria hingga kami lupa bahwa kami ini sudah terlalu lama CARITTA BASSANG..hahahahahah.

Pukul 2.45. saya tiba di maros, yach dimana lagi ya.. di rumah saya sendiri pastinya. sampai di rumah saya hanya ganti baju, cuci tangan, cuci muka...hahah cuci tangan ga cuci kaki... langsung molor di pembaringan andalanku.

pukul 10.56, saya terbangun dari tidurku yang lelap karena bermimpi keteu dengna si itu..tutututututu........ setelah saya cuci muka saya hidupkan HP yang semalam suntuk saya matikan biar ga ada gangguan gitu....

tiba-tiba HP ku berdering, ada sms masuk dari seorang kawan Dobol Comunity. "dimanaki bro?, sekedar info ada yang ambil dan merudak lapak baca dan terpalnya mace di curi oleh orang"itu smsnya..

setelah membaca sms itu hp saya kembali berdering dan kali deringannya beruntun ehhhh rupanya.. beberapa teman saya sms dengan tulisan yang hampir sama namun, tidak sama.

tanpa pikir panjang saya langsung menuju kamar mandi, bukan untuk tidur lagi tapi untuk mandi lah... setlah itu saya kemudian berpakain lalu menuju kampus. setlah sampai di kampus saya sudah mendapati beberapa teman saya duduk di depan dan di pelataran jualan mace . tanpa pikir panjang lagi saya kemudian mengajak Maulana seorang kawan saya yang sangat seram mukanaya, untuk melakukan aksi solidaritas untuk seluruh pedagang kecil di UMI dan lapak baca yang dirusak oleh orang-orang brensek itu. setelah melakukan orasi politik beberapa jam, pihak birokrasi kampus dalam hal ini kembali diwakili oleh asisten PR3 UMI,zakir sabara. dalam dialog yang berlangsung alot itu, Zakir berjanji akan menyampaikan ke pimpinan kampus terkait penggusuran dan Pungli yang dilakukan oleh pihak security di UMI terhadap penjual keliling maupun pedagang kecil di UMI.

itu mo dulu nach!!! tapi masih ada ko' lanjutannya..

bersambung mi.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar