Mungkin langit senja kini tak seindah ketika berada dalam sebuah pelaukan kenyataan. Setiap nuansa indah yang telah terbangun akan terus mencari apa yang membuatnya indah. Setiap hembusan nafas yang telah keluar takkan kembali dan akan berganti dengan aroma yang baru.
Sebuah jalan telah terlihat, kini tinggal bagaimana kita menapaki jalan tersebut. Kelihatannya jalan itu akan susah untuk ditelusuri tapi, perlahan mencoba satu demi satu langkah dan silih bergntinya kaki kanan dan kaki kiri. Sudah lebih separuh jalan itu kulalui, dan perlahan mulai terlihat cahaya yang terang melambai dari ujung jalan itu. Kini lebih bersemangat dan mempercepat langkah kaki ini.
Semakin cepat kulangkahkan kaki ini, semakin cepat pula cahaya itu menjauh dan memutuskan untuk berlari mengejarnya. Kemana “Tanya dalam hati” cahaya itu?. Tubuh terasa lelah untuk mengejar cahaya itu, hingga berhenti dan beristirahat sejenak dipojokan tikungan jalan itu. Semuanya nampak indah dari balik mata yang hitam dan memandang ke sisi kanan dan kiri.
Semuanya nampak samar setelah lama dipandangi. Lalu menoleh kebelakang, terlihatlah sebuah sosok yang nampaknya asing dan baru. Siapa dia? Hati bertanya!.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar