Laut adalah teman sejawat dusun ini , dimana ekonomi masyarakatnya bergantung sepenuhnya pada laut. Jumlah populasi di dusun ini adalah ± 500 jiwa, yang terdiri dari Prempuan dewasa, laki-laki dewasa, Anak-anak. Kehidupan ekonomi yang sepenuhnya bergantung pada laut ini menjadikan masyarakat di dusun Kuri Caddi sebagai salah satu dusun yang orientasinya untuk menjadi perkampungan nelayan.
Hasil laut yang paling menonjol dari dusun ini adalah hasil kepitingnya, dimana kepiting hasil tangkapan nelayan kemudian menjadi komoditi ekspor yang cukup tinggi. Jika saja pemerintah lebih jelih dalam melihat potensi ini, maka sudah seharusnya dusun ini mendapatkan perbhatian serius.
Namun, sampai saat ini infrastruktur khususnya jalan, yang merupakan akses utama belum juga mendapatkan perhatian pemerintah selain infrastruktur jalan, kesehatan dan air bersih juga menjadi persoalan yang sangat urgent, dimana letak dusun yang jauh dari pusat keramaian mengakibatkan sarana kesehatan sangat kurang, dan air bersih ataupun air tawar hanya mengandalkan air hujan dan bahkan harus menempuh 3 jam perjalanan laut menuju pelabuhan pottere hanya untuk men dapatkan air tawar. Kesehatan juga problem yang sangat memprihatinkan di dusun ini, mengingat tidak ada bidan. Puskesmas pembantu ( pustu ) sudah ada namun, tidak ada alat kesehatan.
Selain ketiga masalah diatas, persoalan yang juga perlu di perhatikan adalah sector pendidikan. Hampir 80% warga di desa ini adalah masyarakat yang buta huruf. Hal ini justru menjadi sebuah polemic tersendiri, mengingat sat Maros melakukan pembenahan buta huruf. Program ini tidak sejalan atau bahlkan tidak ada implementasinya. Seolah pemerintahsaat ini tidak mau tahu terhadap kasus ini. Potensi utama di dusun iini adalah letaknya yang sangat strategis untuk di jadikan sebagi tempat wisata.
Selain itu juga dusun Kuri Caddi juga bisa dijadikan percontohan desa nelayan ataupun perkampungan nelayan. Namun, semua itu sampai sekarang belum terwujud. Masyarakat juga selalu mengharapkan uluran tangan pemerintah untuk menjadikan dusun ini menjadi salah satu dusun yang bisa berkembang seperti dusun lainnya yang ada di desa Nisombalia.
Data tentang dusun Kuri Caddi :
Nama Dusun : Kuri Caddi, desa Nisombalia kecamatan Marusu kabupaten Maros
Jumlah Populasi : ± 500 jiwa Mata Pencarian : Nelayan
Jenjang Pendidikan : 90% sekolah dasar 10% SMP
Pendapatan Rata-rata perhari ; Rp.20.000,00 ( bersih ) Luas wilayah : 70.000 m²
Tidak ada komentar:
Posting Komentar