Rabu, 06 Juni 2012

UNIT PENERBITAN DAN PENULISAN MAHASISWA (UPPM )

Berangkat dari kekecewaan akan pemerintahan fasisme Militer pada waktu itu yang dibawa komando jendral Diktator Soeharto yang menggunakan kekuatan absolutnya, mem-bredel tiga Media Nasional yakni, Tempo,DEtik dan Editor pada tanggal 21 juni 1994, sekaligus membungkam “Kemerdekaan pers”.


Dua hari setelah pembredelan itu yakni tanggal 23 juni 1994, Unit penerbitan dan penulisan mahasiswa (UPPM) dideklarasikan di kampus II Universitas Muslim Indonesia sekaligus menjadi pusat kegiatan. Tujuan pembentukanya adalah pertama, memacu pengembangan sikap kritis, analisis terhadap setiap informasi yang mengglobal sehingga melahirkan penulis-penulis dan jurnalis yang handal. Kedua, menumbuhkan kepekaan sosial terhadap masalah-masalah yang muncul dalam intern kampus maupun Ekstern kampus.Ketiga melakukan Empoverment (pemberdayaan) terhadp mahasiswa maupun masyarakat, kajian intensif mengenai isyu yang mengaktual serta melakukan advokasi demi terwujudnya keadilan bagi semua lapisan masyarakat.

UPPM sebagai lembaga independen secara defacto senantiasa memposisikan diri sebagai oposan terhadap Pemerintah dan Birokrasi kampus secara khusus. Untuk mengkritisi setiap fenomena yang muncul yang dapat menghambat lajunya demokrasi yang Berkedilan,maka dibuatlah dua garda UPPM yakni cakrawala sebagai media sosialisasi dan komunikasi dan forum study Isyu-isyu Strategis (FOSIS) sebagai wadah untuk mengkaji setiap isyu-isyu yang mengaktual kemudian menyikapi dangan seksama.

Tanggal 21 juli 1994 UPPM meluncurkan tabloid perdana dengan Media “Cakrawala”. Cakrawala berarti,wawasan, pandangan dan pengetahuan yang luas. Sedangkan dalam bahasa sangsakerta adalah senjata pamungkas, senjata andalan yang dipergunakan saat perang. Jadi dalam konteks ini Cakrawala adalah media bersenjata “pena” yang senantiasa memediasi pemikiran,ide, gagasan yang proporsional sesuaii dengan realitas ilmu dan data yang otentik. Serta obyektif untuk mencapai sasaran penulis dan pembaca.

Seiring dengan bergulirnya waktu. UPPM sejak didirikannya 16 tahun yang lalu terkadang mangalami fluktuasi, namun atas lindungan dan Rahmat Allah SWT serta kegigihan kawan-kawan komunitas sehingga masih dapat bertahan pada situasi dan kondisi yang rumit serta permasalahan yang begitu komplit. ,UPPM UMI senantiasa masih eksis di dunia pers mahasiswa baik di kota Makassar dan sekitarnya maupun skala nasional. Kekompakan yang masih terjaga baik, pengurus, anggota bahkan komunitas lama.

Milad ke 18 nanti merupakan masa transisi dimana UPPM yang ibaratnya anak-anak kini telah tumbuh menjadi remaja. Banyaknya batu sandungan selam perjalanan UPPM dalam mengarungi roda kehidupan mulai dari pembredelan, dikambing hitamkan bahkan sampai pada pembekuan UKM.

Namun, semua itu berhasil ditaklukan berkat semangat dan kegigihan semua awak komunitas anak merdeka UPPM UMI. Slogan Komunitas Anak Merdeka juga akan terus bergema dan menghiasi UMI sampai perjuangan titik akhir. Prinsip yang senantiasa dipegang teguh oleh kawan-kawan komunitas UPPM untuk memacu kreatifitas dan mengasah nurani adalah “ Tiada Kata Jera Dalam Berjuang” demi terwujudnya Demokrasi yang Berkeadilan.

1 komentar:

  1. UPPM adalah sebuah lembaga yang bermain dalam tataran gerakan baik tindakan maupun idologi,serbuah pembuktian bahwa UPPM Mampu menciptakan generasi yang kompeten.....
    pertanyaan kepada teman-teman apakah kualitas mampukah merobohkan kebijakan yang tidak pro pada rakyat.......

    BalasHapus