Malam ini mata masih enggan tertutup, entah apa apa gerangan yang mengusik keinginan mata ini untuk terlelap. Bulan pun seakan ikut dalam irama malam yang sangat syahdu,langit dan bintang menjadi saksi tengah malam yang menjadi sepi tanpa suara dari hewan malam.
Asap dari lintingan lidi manis yang terus menemani kami, menambah semarak dunia malam ini. Tiap langkah menjadi kicauan larutnya sunyi yang di temani bulan setengah yang terus menanti penuhnya kasih sayang dari langit.
Biarkan malam ini terus ada, janganlah pagi datang agar kami bisa terus menikmati malam. Ku sampaikan salam pada indahnya malam. Seraya jiwa menanti gejo\lak hasrat yang enggan berhenti menanti rintihan langit. Kami taburkan cahaya dan cerita manis dari sebuah kisah di balik sebuah bilik yang tak pernah bercerita tentang mereka yang berada dibaliknya.
Bulan makin meninggi, semakin jauh dari pandangan mata hingga ia tak lagi terlihat di pelupuk mata yang berseri dari serbuan angin malam yang semakin menusuk dalam nadi dan darah kami. Selamat malam cinta, selamat malam kasih, kutitipkan rindu untukmu kepada angin yang berhembus dingin malam ini, dan terlelaplah engkau dalam dekapan malam yang syahdu ini.
Mari sini kuhapuskan dukamu, dan kuselipkan cerita malam yang indah. Hingga engkau akan terbangun dan merasakan hangatnya selimut kasih yang tak terlewatkan dalam setiap irama music dari computer jinjingku.
#teraspondokkembar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar