Terkadang masalah yang terjadi sering kita anggap sebagai kesalahan
seseorang. Pernyataan yang yang selalu menjadi pembelaan jika diri kita tidak
pernah sempurna. Menganggap diri sempurna adalah sebuah kelemahan yang haris
kita hilangkan. Sebab, salah dan benar adalah sesuautu yang sudah berjalan
sesuai dengan aturannya.
Keceriaan yang ternampak pada raut wajah kita. Raut wajah
kepura-puraan yang sejatinya adalah amarah terpendam. Kepura-puraan yang terus
menjadi tameng bagi jiwa yang sedang sakit.
Jiwa yang sakit akan selalu menyalhkan kesalahan sendiri sebagai
kesalahan yang lahir dan diciptakan orang lain. Padahal., sebenanrnya engkau
hanya butuh waktu. Berada dalam sebuah ruang kosong.
Berdialog dengan hati
nurani sendiri. Berbicara dengan diri sendiri sebagai bentuk koreksi dalam jiwa
kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar