Entah kenapa hari ini tiba-tiba saja saya tersentak dari
pandanganku yang senantiasa tertuju pada laptop. Membuka beberapa album lawas,
menemukan beberapa kenangan tentang kita yang dulu. Air mata ku jatuh sendiri
seperti tetesan embun di pagi hari yang jatuh menetes diantara dedaunan.
Bukan tidak move on
ataupun tidak bangkit dari keterpurukan. Tapi, ini adalah soal rasa yang ada
dalam diri yang selalu ada dan tidak akan pernah hilang dan akan abadi dalam
setiap hembusan nafasku.
Yah.. ayah rindu, ayah kangen, ayah sangat rindu kebersamaan
kita dulu. Melewati hari-hari yang penuh bahagia bertiga. Ayah rindu dengan
canda tawa mu, ayah juga rindu suara manja anak kita. Namun, ayah sekarang
sadar bahwa apa yang saya harapkan itu semua mungkin tinggal angan-angan.
Kini kita hidup dengan jalan masing-masing. Jalan dimana
kita bisa menggapai bahagia dengan jalan hidup dan garis tuhan untuk kita. Kini
setiap momen yang pernah dilalui bersama hanya sebatas cerita lalu namun, tidak
untuk kita singkirkan dari hidup kita.
Setiap perputaran roda hidup, ada makna dan sebuah goresan
yang indah pernah kita lalui kala itu. Ya..
kala itu, saat dimana dua hati masih menjalin kepercayaan dan saling berbagi
satu sama lain.
Tak ada yang pernah saya sesalkan dalam kondisi saat ini. Kita
hanya bisa menikmati dan melewati setiap putaran jarum jam kehidupan dengan tetap
saling mengingat dan tidak untuk saling melupakan.
Yah... itu sebuah harapan.. harapan yang terus hadir dalam
setiap barisan doa dalam sujudku. Walau kita tahu sutradara utama dalam hidup
ini adalah tuhan. Tetapi, harapan itu tetap harus ada dan tetap hidup.
Harapan itu bukan tentang kita yang bisa kembali tapi, tentang
sebuah harapan yang lebih panjang, jauh, dan mimpi yang besar. Mimpi kita
melihat anak kita menjadi orang yang lebih baik dari kedua orang tuanya. Amin.
Tak perlu ada keraguan dalam diri kita. Mari kuatkan hati
dan tetaplah menjadi penerang satu sama lain meskipun kini kita berada dalam
bilik hidup yang berbeda.
Yakinkan hati dan terus melangkah ke depan dan kita akan berjumpa kembali dan tertawa bersama mengenang waktu yang telah lalu...
Yakinkan hati dan terus melangkah ke depan dan kita akan berjumpa kembali dan tertawa bersama mengenang waktu yang telah lalu...
Untuk mu yang pernah di hati...
by.... Muhammad Arif
makassar,10-8-2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar