Kamis, 27 September 2018

Catatan Tiga Tahun Akbar Alkhalifi Zikri Arif


Ahad, 27 September 2015 pukul 19.17 di puskesmas Samata Kabupaten Gowa bersamaan dengan dikumandangkannya Adzan Isya. Lahirlah seorang anak lalki-laki yang memiliki bobot 300 gram dan panjang 45 cm.

Setelah melalui dua hari, dua malam di puskesmas Samata, suara tangis pertamamu menandai keberadaanmu di dunia ini. Perjuangan yang tidak main-main untuk malahirkanmu ke dunia ini. Bayi laki-laki itu pun saya dan istri (skg mantan istri) beri nama Akbar Alkhalifi Zikri Arif.
Nama yang kami ambil merupakan perwujudan tentang harapan kami sebagai orang tua terhadap anak pertama kami. “ akbar  diambil dari suara adzan yang menandai kelahirannya, Alkhalifi Zikri artinya pemimpin yang mengingat Allah SWT, serta Arif yang merupakan nama ayah sekaligus memilki arti bijaksana. Jadi jika kita gabungkan Akbar Alkhalifi Zikri Arif memiliki arti “ pemimpin besar, bijaksana dan mengingat Allah”. Itulah sebuah harapan kami ketika ia lahir ke dunia ini.

AL sapaaan akrabnya, melewati hari-hari bersama keluarga dari bundanya. Hal ini dikarenakan saya sebagai seorang ayah harus bekerja diluar kampung halaman keluarga bunda AL. Banyak hal serta perekembangan AL yang sering saya terlewatkan. Ini semua bagian dari resiko bekerja jauh dari keluarga.

Sebagai sebuah contoh, ketika AL baru berumur tiga hari, saya sudah harus ihklas untuk berpisah dengan AL. Bersama keluarga dari ibundanya, AL kemudian pulang ke kampug halaman ibundanya yangberada sangat jauh dari dimana saya tinggal. Perjalanan ke kampung halaman bundanya AL memekaan waktu sekitar 3-4 jam dalam kondisi normal.

Sejak saat itu, saya harus merelakan hari-hari ku lalui sendiri. Hari berganti hari, detik berlalu jarum jam pun terus berputar dengan rajinnya. AL kecil yang waktu itu saya masih sempat saya kumandangkan adzan ditelinganya  kini telah menjadi anak yang menggemaskan. Banyak hal yang sudah saya lewatkan ternyata!!!.

Tak terasa perputaran waktu begitu cepat, tepat hari ini ( 27 Sept 2017) AL genap berusia 3 tahun. Dalam kurun waktu itu, saya hanya bisa mengikuti perkembangan anakku sekitar 45 persen sisanya dihabiskan  dalam keluarga dari mantan istriku. Tiga tahun bukan waktu yang singkat untuk menggambarkan kegemasan terhadap jagoan kecilku. Di usia yang masih sangat kecil ini, ia harius menanggung “beban” dari ego dan gengsi orang tuanya. Tapi kelak engkau akan mengerti boy!!!.
YAUMUL MILAD AKBAR ALKHALIFI ZIKRI ARIF yang ke-3. Semua yang terbaik untuk nak... dari jauh ayah hanya bisa mendoakan semoga kelak kita berjalan bersama. Tuhan jagalah ia sebagaimana engkau menjaga nabi musa dari kekejaman firaun. Amin.. yarabbal alamin... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar